Gy3ZRPV8SYZ53gDjSFGpi7ej1KCaPY791pMbjB9m
Bookmark

Proyek Properti Yang Di-Launching Saat Pandemi Sudah Lebih Banyak Dibanding Sebelum Pandemi

Proyek Properti Yang Di-Launching Saat Pandemi Sudah Lebih Banyak Dibanding Sebelum Pandemi
Proyek Properti Yang Di-Launching Saat Pandemi Sudah Lebih Banyak Dibanding Sebelum Pandemi

RumahCom – Bisnis properti memiliki pondasi yang baik untuk melanjutkan optimismenya pada tahun 2023. Hal ini dengan kinerja perekonomian nasional yang masih bertumbuh hingga proyek properti yang diluncurkan saat situasi pandemi sudah relatif normal dan telah mengungguli saat sebelum adanya pandemi.

Indonesia masih mencatatkan tingkat pertumbuhan ekonomi yang lebih baik dibandingkan negara-negara Eropa maupun Amerika.tingkat pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,72 persen pada kuartal ketiga 2022 dan sektor properti menjadi salah satu industri yang mencatatkan kenaikan cukup baik lebih dari 5 persen.

Menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, sektor real estat mengalami pertumbuhan penjualan yang positif hingga 15,23 persen secara tahunan (yoy) yang didorong oleh perbaikan penjualan semua tipe rumah khususnya rumah tipe besar dengan kenaikan mencapai 29,86 persen (yoy).

“Pertumbuhan yang sangat baik ini membuat industri properti akan terus bertransformasi menjadi salah satu sektor yang menjadi tumpuan bagi perekonomian nasional khususnya dalam memberikan multiplier effect terhadap subsektor terkait bisnis properti yang akan ikut bergerak. Kenaikan untuk sektor padat modal baik properti maupun konstruksi ini juga telah melampaui level sebelum pandemi,” ujarnya.

Peningkatan yang dicatatkan dari sektor properti ini juga terus mendorong kontribusi sektor padat modal ini terhadap PDB untuk periode kuartal kedua 2022 yang mencapai 9,14 persen untuk konstruksi dan 2,47 persen untuk real estat. CEO Indonesia Property Watch (IPW) Ali Tranghanda juga membenarkan tren peningkatan ini.

Menurut Ali, sektor properti tidak sepenuhnya kehilangan daya beli karena proyek yang diluncurkan saat situasi pandemi nyatanya sudah lebih banyak dibandingkan sebelum pandemi. Hal yang baik ini terus mendorong kepercayaan diri pasar dan menjadi pondasi yang baik untuk meneruskan tren peningkatan pada tahun 2023.

“Situasi pandemi memang memengaruhi daya beli masyarakat tapi untuk penjualan produk properti khususnya segmen menengah ke atas justru mulai meningkat karena adanya pengalihan modal dari yang tadinya disimpan di bank kini mulai dibelanjakan untuk properti,” jelasnya.

Situasi positif ini membuat kalangan pengembang semakin percaya diri untuk menghadirkan produk baru. Saat ini, hampir seluruh kota baru atau township, khususnya di wilayah penyangga Jakarta (Bodetabek), semuanya menawarkan produk baru rumah tapak dua lantai atau lebih untuk memenuhi permintaan pasar yang terus menguat.

Menggunakan agen properti untuk membantu proses pembelian rumah menjadi lebih lancar dan mudah, Lalu apa sih untungnya? nonton videonya berikut ini.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Posting Komentar

Posting Komentar

Posting Komentar